Thursday, January 21, 2021

IMANUEL

 Hari ini akan membawakan Firman Tuhan dengan tema Imanuel buat Kids Community dalam rangkaian ibadah natal yang sempat tertunda karna berapa orang tua harus isolasi mandiri. 

Pembukaan:

Bermain bersama dengan menempel huruf I M A N U E L sambil memberi arti kepada anak2.

Imanu = beserta Kita, bersama Kita, dengan kita

El = Allah 

Cerita Firman Tuhan:

Ada seorang raja bernama raja Ahas. Dia gemetar ketakutan karna mendengar kabar musuhnya sedang berkemah/ sudah mengepung di dekat negerinya. Ketakutan raja Ahas membuat Tuhan mengutus nabiNya bernama Yesaya dengan berkat: Jangan takut, teguhkanlah hatimu Dan tinggallah tenang! Meskipun mereka merancangkan yang jahat, Aku akan menggagalkannya, meskipun mereka sudah mengambil keputusan, tetapi tidak akan terlaksana, karena AKU Allah yang menyertai engkau!

Namun raja Ahas menolak pertolongan Allah, raja Ahas malah meminta pertolongan dari manusia. Akhirnya kerajaan raja Ahas mengalami kehancuran. Musuh2 datang menyerbu Dan mengalahkan kerajaan raja Ahas.

Meskipun raja Ahas menolak pertolongan Allah, Allah tetap menunjukan kebaikannya bagi kerajaan raja Ahas. bahwa, akan datang seorang raja baru bernama Imanuel yang artinya Allah beserta Kita. Raja Imanuel akan membebaskan kerajaan raja Ahas dari musuhnya, memberi kemenangan, keadilan Dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Dan akhirnya, raja Imanuel Itu datang siapakah Dia? 

Matius 1:21-25 Dialah Yesus, raja Imanuel.

Yesus memerintah dengan penuh kasih, pengampunan, mujizat, berkat, kesembuhan, sukacita, keselamatan.sampai Sekarang raja Imanuel MASIH ada. Yaitu Roh Kudus dalam hati Kita. 

Pesan:

Raja Imanuel yaitu Allah beserta dengan Kita melebihi raja2 yg ada di dunia. Pak jokowi bisa mendatangkan vaksin utk mencegah tapi tetap bisa kena sakit, tapi raja Imanuel memberikan kesembuhan Dan keselamatan. Dia satu2nya yang Kita sembah. Dia satu2nya yang Kita andalkan. Dia tidak jauh dia ada dalam Kita. 

Penutup:

Lagu: IMANUEL 

Imanuel, Imanuel 

NamaNya disebut Imanuel 

Allah serta dengan kita

NamaNya disebut Imanuel



Thursday, January 7, 2021

Bahan Sekolah Minggu: HAL KERAJAAN SURGA


Matius 13:44 Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.

PEMBUKA

Karna ini adalah awal tahun 2021 dan perjumpaan kita yang pertama sejak beberapa minggu tidak KIDS COMUNITY (KC), maka mari kita bercerita hal yg paling berharga atau yang paling menyenangkan yang kamu alami selama bbrp minggu terakhir.

Hal yang menyenangkan ataupun hal yang sedih, Tuhan selalu hadir dalam hidup kita. Kita patut bersyukur untuk kesetiaan Tuhan menjaga, melindungi dan memberkati kita anak-anakNya.

Pujian 1: Kudaki2... Dikanan Kau ada, dikiri Kau ada, disuka Kau ada, didukapun Kau ada, Karna Engkaulah Yesusku. 

Pujian 2: Oh Sukacitaku

Pujian 3: Ku ditanganMu

Pujian 4: Yang terutama

PENDAHULUAN

Pada zaman Yesus, orang yang kaya mengumpulkan hartanya dengan barang-barang berharga seperti koin emas, perak, permata, mutiara. Kalau zaman sekarang orang kaya menyimpan hartanya di Bank, tetapi zaman dulu meraka menaruhnya dalam sebuah bejana tanah liat dan menanamnya dalam tanah. mereka tidak menyimpannya di rumah karna takut kecurian. mereka tidak membeli rumah dengan hartanya karna zaman itu orang sering perang, sehingga banyak yang dihancurkan dan dibakar. Mereka harus mengingat dimana mereka menanam harta mereka. Jika mereka lupa, atau kehilangan jejak, atau jika mereka meninggal tanpa memberikan kepada pewarisnya, maka harta itu akan selamanya tertanam disitu dan bila ditemukan oleh orang lain akan menjadi milik orang lain. 

CERITA ALKITAB

Yesus bercerita, ada seorang petani datang kepada seorang pemilik ladang/sawah untuk bekerja. akhirnya pemilik ladang menyetujui petani ini bekerja dan memberikan upah layaknya orang bekerja. Petani ini bekerja seperti biasanya, sampai suatu ketika dia diladang dan mencangkul tanah.... tiba2 terdengar suara yang tidak biasa dia dengar. Tok..tok..tok... apakah ini suara batu yang keras? apakah ini suara besi? apakah ini keras atau lembut? sambil mencoba terus menggali untuk melihat kedalam tanah... akhirnya petani menemukan sebuah kotak yang berisi harta benda yang berharga. Betapa senangnya petani ini dan dengan segera dia menyimpan kembali harta berharga itu dan menanamnya seperti semula. Sepulang ke rumah, petani segera menjual barang2 miliknya dan menjumpai pemilik ladang untuk membeli ladang tersebut. Akhirnya pemilik ladang menyetujui menjual ladangnya kepada petani. Petani senang sekali, bukan karena memiliki ladang baru, tapi karena harta terpendam di ladang sudah menjadi miliknya. 

Alat peraga: kotak berisi permen koin emas, perhiasan yang ditanam dalam tanah

PESAN FIRMAN TUHAN

teman2, harta yang berharga milik petani itu seperti Kerajaan Surga/Allah. tersembunyi bagi manusia, sampai suatu hari manusia menemukannya dan mendapatkan kebahagian. Kerajaan Allah sudah datang di dunia, harta yang berharga itu sudah ada diberikan oleh Allah Bapa kepada manusia lewat anakNya Yesus Kristus. tinggal manusia percaya kepada Yesus dan hidup dalam dipimpin Roh Kudus. 

Alat peraga: ganti kotak yang berisi permen koin emas, perhiasan dengan kotak berisi gambar keselamatan, kasih, mujizat, kesembuhan, sukacita, pengampunan, berkat.

 Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Markus 10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.

Kanak-kanak tidak dapat hidup tanpa mempercayai mereka yang ada di sekeliling mereka. Kepercayaan mereka bukanlah sebuah kebajikan; rasa percaya mereka merupakan kenyataan yang hidup. (kutipan https://www.taize.fr/id_article10097.html)

PENUTUP

Harta yang berharga adalah Yesus melebihi keluarga kita. Yesus menjadi segala2nya. Bila semua yang di dunia ini pergi dan hilang, ada Yesus adalah satu2nya harta yang berharga yang tak mungkin pergi dan hilang. 



Sunday, December 20, 2020

TIDAK ADA ROH KUDUS JUNIOR

 Saya ingat ketika saya masih tinggal di Palu tahun 2007, ada berita yang menghebohkan. Seorang anak perempuan kecil berumur 8 tahun menyembuhkan orang sakit di Desa Meko di daerah Danau Poso, Sulawesi Tengah. Saat itu ramai orang berbondong-bondong berkunjung ke desa Meko untuk mendapatkan kesembuhan. 

Sungguh tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Mujizat masih terjadi! dan Tuhan bisa memakai anak yang kecilpun untuk menyatakan pekerjaan Allah. Halleluya!!

Berikut link kesaksian2 dari Desa Meko. 

http://goldengateindonesia.blogspot.com/2010/11/sulawesi-4-mujizat-meko-poso.html





Wednesday, October 16, 2019

Rosh Hashanah 5780

Rosh Hashanah adalah perayaan tahun baru Yahudi. dan tahun ini 5780 adalah era yang baru dari 10 tahun era yang lama yaitu Rosh Hashanah 5770. Rosh Hashanah 5770 memiliki nama Ayin yang artinya Mata. Sedangkan Rosh Hashanah 5780 memiliki nama Pey yang artinya mulut.

Berarti dalam 10 tahun kedepan, ada sesuatu yang Tuhan kerjakan lewat perkataan kita. Saya termasuk orang yang gak pandai ngomong, gak pandai merangkai kata2 indah di status atau posting sesuatu dengan kata2. Namun bbrp hari lalu, ketika kelas bible study "Mendengar Suara Tuhan" ada sesuatu yang menyentuh hati saya. "Sebenarnya Tuhan sudah berbicara kepada kita, tetapi kita yang sering tidak taat" (Pdt. Henry Setiawan). itu menjadi rhema bagi saya bbrp hari ini.

Saya teringat ketika ibu Widi seorang jemaat baru yang mau bertemu saya utk ngobrol. awalnya saya takut, tapi akhirnya saya jalani saja. melalui hal itu, saya banyak belajar untuk taat suara Tuhan.

Beberapa hari lalu, saya besuk anak tetangga saya abiyu. ketika ngobrol dengan mamanya, saya mendapat mandat dari ibu Thea bahwa di belakang rumah saya ada seorang bapak namanya pak Man yang biasa bersihkan pekarangan rumah kami. Pak Man seorang kristen dan ibunya adalah muslim. Pak Man mengalami sakit kusta, sekarang dia ga bisa jalan. ibu Thea menyuruh saya sebagai sesama kristiani untuk melayani pak Man. keesokan paginya, saya dipertemukan Tuhan istri pak Man dipenjual sayur. saya cerita apa yang ibu Thea sampaikan. dan saya memohon ijin untuk menemui pak Man. Rencana hari saya akan ke rumah pak Man bersama tim AKI Anak Kasih Indonesia. Sebenarnya saya agak "gilo", karna penyakitnya menular, ada anjing d rumahnya, rumahnya kotor. makanya saya sama tim AKI yang biasa melayani anak jalanan, dll.

Masih ada 10 tahun melewati tahun "Pey", entah ketaatan apa yang akan saya kerjakan atau yang tidak saya kerjakan. Mungkin saya tidak pandai berkata2, tapi bagi saya ini tahun ketaatan bagi saya.

"Hidup ini adalah kesempatan" beberapa kali kata2 lagu itu mengingatkan saya utk do someting bagi Tuhan. melihat orang2 sekitar yang dipanggil Tuhan, membuat saya merenung arti hidup.

Saya mau mengutip ayat dan kata2 dalam warta El-Bethel News 13 Okt 2019 CREATOR DEITY

Tidakkah kau tahu, dan tidakkah kau dengar?
Tuhan ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertianNya. Yesaya 40:28

"Ketika kita sudah bisa selesai dengan hidup kita, sesungguhnya Tuhan baru memulai untuk hidup kita" ( ps. Hanny Setiawan)

Maz 33:9 Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.


Friday, June 14, 2019

PANGGILAN TIMOTIUS


"Tugas ini kuberikan kepadamu, Timotius anakku,  sesuai dengan apa yang telah dinubuatkan  tentang dirimu, supaya dikuatkan oleh nubuat itu engkau memperjuangkan perjuangan  yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni".(1 Tim 1:18)



DIMULAI SEJAK MASIH KECIL


 Timotius memulai perjalan rohani sejak dia masih kecil. Bukan setelah dia di baptis, baru memulai hidup sebagai orang Kristen. Tetapi sejak kecil Timotius sudah mengenal kitab suci (2 Tim 3:15) melalui keluarganya yaitu ibunya Eunike dan neneknya Lois (2 Tim 1:5) di sebuah kota bernama Listra. Meskipun ayahnya bukan seorang Yahudi, tetapi cerita nenek moyang mengenai janji Allah untuk menyelamatkan Israel umat pilihan Allah sampai kepada Timotius kecil. Dari sinilah iman Timotius mulai dibertumbuh. Kesetiaan ibu dan neneknya untuk mengajarkan ketetapan-ketetapan Tuhan membuat Timotius semakin dikasihi oleh Tuhan dan sesama.

IMAN ITU AKHIRNYA BERBUAH

Ketika Rasul Paulus mengunjungi Listra, ia menyembuhkan orang yang sakit lumpuh dan memberitakan injil kabar baik bagi penduduk Listra. Bayangkan respon Timotius ketika melihat dan mendengar apa yang dikerjakan oleh Rasul Paulus? Apa yang selama ini dia dengar dari ibunya dan neneknya memang benar bahwa Mesias yang dijanjikan itu benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia.

AMANAT AGUNG

Dalam kunjungan Rasul Paulus yang kedua di Listra, ia meminta Timotius turut serta dalam perjalanan pelayanannya karena Timotius terkenal baik oleh saudara-saudaranya di Listra. Timotius akhirnya memutuskan untuk meninggalkan ibu dan neneknya menjadi rekan sekerja Rasul Paulus dalam pemberitaan injil dalam berbagai musim di berbagai tempat sampai akhirnya Timotius mati di rajam batu.


Pesan:Seperti Timotius kecil, miliki nilai “sonship” kepada orang-orang yang sudah ditempatkan Tuhan untuk menanam benih iman dalam hidupmu karna pada waktunya benih itu akan berbuah.
Bukan hanya kamu yang akan menikmati buahnya, tapi buahnya akan memberkati banyak orang.


Bethany Children Church 15 Juni 2019




Tuesday, December 18, 2018

HATIKU MELIMPAH DENGAN UCAPAN SYUKUR

Ketika Tuhan berbicara hari ini, hati ini penuh sukacita meskipun suatu perintah.

Ada dua keluarga baru yang datang ke gereja kami. Keluarga yang pertama memiliki 5 orang anak, dan anak nomor 1 dan nomor 2 terlihat stress dimarahin terus sama ortunya. Keluarga yang kedua memiliki 2 orang anak, kedua orang tua adalah orang tua yang broken home. Mereka adalah suami kedua dan istri kedua. Kedua orang anak terdengar sering dimarahi oleh orang tua mereka. Kondisi ini membuat panggilan Tuhan begitu kuat hari ini untuk melayani mereka. Tapi, saya selalu memiliki banyak alasan untuk menolak melayani mereka. Saya perlu memiliki iman dan kegigihan untuk melayani mereka. semoga anak2 mereka segera tertolong...

Pagi ini juga, ketika melayani pelayanan doa orang sakit di rumah sakit, ada sekitar 3 pasien yang menolak didoakan dan kebanyakan dari mereka dirawat di ruang VIP. Penolakan ini akibat kejadian dimana pendoa rumah sakit mencuri uang milik pasien sementara pasien berdoa. Hal ini cukup berdampak dalam pelayanan kami.
Ditengah penolakan yang kami terima, saya teringat ayat, "Orang kaya sukar masuk surga".
Sebenarnya apa yang ada di pikiran mereka? Ketakutan uangnya dicuri lagi? Kasih manusia sdh bertambah dingin? Entahlah apa yang dipikirkan mereka.
Namun, disatu sisi kami melihat air mata yang terurai karna ada pengharapan didalam Yesus ketika mereka tidak berdaya, ada yang tatapannya kosong mulai bercahaya, ada yang merasa ketakutan dan dikuatkan kembali, semuanya itu membuat hatiku bersukacita didalam melayani Tuhan.

ALLAH MENAWARKAN KEHIDUPAN YANG KEKAL

Allah sendiri yang memberikan jalan keluar atas dosa dan kematian, yaitu dengan sistem penggantian atau substitusi. Setelah manusia berdosa, dijalankan sistem penggantian. Setelah Adam berdosa di hadapan Allah, Allah menentukan sistem penggantian dengan darah yang dicucurkan, binatang yang mati dibunuh. Pertama binatang yang dibunuh untuk pakaian Adam dan Hawa, kemudian ada korban Habel yang diterima. Ada sistem penggantian. Tetapi sistem korban orang Israel tidak mencapai puncaknya, hanya merupakan satu simbol atau bayang-bayang yang akan datang. Kalau kita bandingkan dengan Ibrani 10:1-5, binatang tidak mungkin mengganti manusia karena ada perbedaan kualitas. Yang bisa menggantikan manusia haruslah manusia juga. Maka dikatakan, tidak ada cara lain, Allah Bapa menentukan Tuhan Yesus Kristus menjadi jalan pendamaian, yakni harus mati menebus dosa, harus mati untuk membayar hutang dosa dengan memakukan surat dakwaan, surat hutang itu di kayu salib (Roma 3:25; Kolose 2:14-15). Itu cara yang Allah tentukan, dan hanya satu cara itu. Manusia bersalah kepada Allah, harus Allah yang menentukan cara pengampunan, dan cara pengampunan itu adalah melalui kematian Kristus Yesus di kayu salib - yang menggantikan. 

Apakah itu adil? Bukankah Allah adalah Allah yang adil, yang salah yang dihukum, yang tidak bersalah dibebaskan? Mengapa Kristus yang tidak bersalah dihukum, dijadikan berdosa, dan kita yang bersalah di dalam Dia dibenarkan? Kalau demikian, apakah ada keadilan Allah? Ada. Yang salah tetap dihukum, tetapi Allah menggunakan sistem substitusi atau sistem penggantian. Dan sistem penggantian adalah satu-satunya cara yang Allah tentukan. Kalau begitu, apakah Kristus Yesus dipaksa? Tidak. Dia rela. Dia mau. “Aku datang untuk menjalankan kehendak-Mu, Aku datang untuk memberikan nyawa-Ku bagi tebusan untuk banyak orang.” (Ibrani 10:7; Matius 20:28 ). Dia tahu apa yang dilakukan-Nya. Ia jalankan itu di dalam kerelaan, jadi tidak ada pemaksaan. 

Apakah satu orang bisa menggantikan seluruh dunia? Ya, karena beda secara kualitas. Tuhan Yesus adalah manusia sejati dan Allah yang sejati. Manusia tidak bisa menjadi Allah, tetapi Allah bisa menjelma menjadi manusia. Kita percaya Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, untuk membayar harga, menebus kita, membeli kita ulang. Apa pantas? Ya, karena Dia Allah, kualitasnya lain. Di Indonesia misalnya, beras bisa ditukar dengan pesawat terbang. Di sini kita bicara tentang kualitas. Satu pesawat terbang bisa ditukar menjadi butiran beras yang tak terhitung. Kristus adalah Allah yang sejati, maka Dia bisa menggantikan semua manusia yang berdosa. Hal ini Dia lakukan melalui kematian-Nya di kayu salib. Sesungguhnya penderitaan Kristus tidak dimulai di Taman Getsemani, tetapi tatkala Dia menjadi manusia. Dia lahir di kandang domba; Kristus sudah mulai menderita, sebab Ia adalah Allah yang tidak terbatas menjadi terbatas, Allah yang mulia menjadi hina. Seumur hidup-Nya, Dia dikatakan sebagai “the man of sorrow”, manusia yang menderita. Serigala punya lubang, burung punya sarang, tetapi Dia, Anak Manusia, tidak ada tempat untuk meletakkan kepala-Nya (Lukas 9:58 ). Dia Pencipta alam semesta, tapi tatkala Dia datang pada alam ciptaan-Nya, dunia, bahkan umat pilihan-Nya, yaitu bangsa Israel menolak Dia (Yohanes 1:10-11). Dia mengalami sengsara, dan puncaknya adalah di kayu salib. Penderitaan-Nya bisa menggantikan. 

Lukas mencatat bahwa pada malam Dia menyerahkan diri setelah berdoa di Taman Getsemani, keringat-Nya seperti titik-titik darah (Lukas 22:44). Ada dua tafsiran mengenai hal ini: bisa deras seperti darah, bisa juga berwarna seperti darah karena hermatidrosis - pembuluh darah di bawah kulit-Nya pecah karena ketegangan yang luar biasa. Saat itu, malam itu, Dia diadili, dipukul, diludahi, ditampar, ditendang, diolok-olok, dipermainkan, hingga sekujur tubuh-Nya babak-belur, dan kemudian juga disesah - dipukuli dengan cambuk sehingga sekujur tubuh-Nya penuh luka dan berdarah. Begitu buruk rupa-Nya, sehingga bukan seperti manusia lagi. Itu belum puncaknya, sampai Dia dipakukan di kayu salib di puncak Golgota. Dosa isi dunia ditanggungkan atas-Nya. Dia yang tidak berdosa dijadikan berdosa karena kerelaan-Nya, supaya kita dibenarkan (2 Korintus 5:21). Yesus berseru dengan suara nyaring, “Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Kau tinggalkan Aku?” Kita tidak bisa mengerti mengapa Allah bisa meninggalkan Allah. Mengapa Allah dalam persekutuan yang kekal itu mengalami suatu perpisahan? Tetapi yang kita mengerti adalah melalui perpisahan itu, kita yang tadinya berpisah dari Allah, boleh dipersekutukan lagi di dalam Kristus.” Perpisahan itu menggambarkan penghakiman, penghukuman yang kekal. Kita memang seharusnya dihukum kekal, permanen. Tetapi Kristus menggantikan kita, supaya kita bisa dilepaskan dari penghukuman Allah. Murka Allah ditimpakan kepada Kristus untuk memuaskan hati Allah. 

Alkitab mencatat dalam kata propisiasi, dalam Roma 3:25 tadi, Kristus ditentukan menjadi jalan pendamaian. Kata propisiasi berbeda dengan kata rekonsiliasi yang berarti pendamaian. Sering digambarkan bahwa antara Allah dan manusia ada suatu tembok yang tidak bisa ditembus, lalu tembok itu dirobohkan dengan salib Kristus; ini adalah rekonsiliasi. Penghalang yang membuat perpisahan dihilangkan, sehingga yang terpisah disatukan kembali. Tetapi propisiasi itu menggambarkan Allah yang murka. Murka-Nya tidak bisa dihentikan dan menuntut semua manusia dihukum selama-lamanya. Murka-Nya hanya bisa dihentikan oleh satu, korban yang memuaskan Dia. Hanya satu saja yang dapat memuaskan, yaitu Kristus, korban yang bisa menghentikan murka Allah sekaligus membuat Allah tidak lagi menghukum karena Dia puas. Kristus satu-satunya jalan, tidak ada yang lain. Melalui kematian di kayu salib, Dia merobek tirai pemisah. Dia menebus. Dia membayar hutang dosa kita. Kita yang terjual di bawah kuasa dosa, kita yang berhutang di hadapan Allah, Kristus membeli kita ulang dengan membayarkan diri-Nya sebagai pengganti. Dialah yang memberikan kita hidup, yang menjadikan kita hidup, memberi kita hidup yang kekal. Hidup yang kekal, bukanlah hidup selama-lamanya. Hidup yang kekal adalah hidup yang digabungkan dengan Allah kembali, bersekutu atau berelasi dengan Allah, union with Christ, disatukan dengan Kristus. Dan ini tidak bisa dipisahkan. Kita bisa mati secara fisik, tetapi saat kita mati secara fisik, persekutuan ini tidak berakhir. Nanti dibangkitkan, tetap ada persekutuan dengan Allah. Maka Paulus berkata, “Aku yakin bahwa hidup maupun mati, pemerintah yang sekarang maupun yang akan datang, makhluk lain, atau kerajaan angkasa, tidak bisa memisahkan kita dari kasih Allah yang ada di dalam Yesus Kristus Tuhan kita.” (Roma 8:36-39). Satu kepastian keselamatan telah diberikan. 

    * Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

http://www.sarapanpagi.org/kejatuhan-manusia-dan-penyelamatannya-vt293.html