Friday, June 14, 2019

PANGGILAN TIMOTIUS


"Tugas ini kuberikan kepadamu, Timotius anakku,  sesuai dengan apa yang telah dinubuatkan  tentang dirimu, supaya dikuatkan oleh nubuat itu engkau memperjuangkan perjuangan  yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni".(1 Tim 1:18)



DIMULAI SEJAK MASIH KECIL


 Timotius memulai perjalan rohani sejak dia masih kecil. Bukan setelah dia di baptis, baru memulai hidup sebagai orang Kristen. Tetapi sejak kecil Timotius sudah mengenal kitab suci (2 Tim 3:15) melalui keluarganya yaitu ibunya Eunike dan neneknya Lois (2 Tim 1:5) di sebuah kota bernama Listra. Meskipun ayahnya bukan seorang Yahudi, tetapi cerita nenek moyang mengenai janji Allah untuk menyelamatkan Israel umat pilihan Allah sampai kepada Timotius kecil. Dari sinilah iman Timotius mulai dibertumbuh. Kesetiaan ibu dan neneknya untuk mengajarkan ketetapan-ketetapan Tuhan membuat Timotius semakin dikasihi oleh Tuhan dan sesama.

IMAN ITU AKHIRNYA BERBUAH

Ketika Rasul Paulus mengunjungi Listra, ia menyembuhkan orang yang sakit lumpuh dan memberitakan injil kabar baik bagi penduduk Listra. Bayangkan respon Timotius ketika melihat dan mendengar apa yang dikerjakan oleh Rasul Paulus? Apa yang selama ini dia dengar dari ibunya dan neneknya memang benar bahwa Mesias yang dijanjikan itu benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia.

AMANAT AGUNG

Dalam kunjungan Rasul Paulus yang kedua di Listra, ia meminta Timotius turut serta dalam perjalanan pelayanannya karena Timotius terkenal baik oleh saudara-saudaranya di Listra. Timotius akhirnya memutuskan untuk meninggalkan ibu dan neneknya menjadi rekan sekerja Rasul Paulus dalam pemberitaan injil dalam berbagai musim di berbagai tempat sampai akhirnya Timotius mati di rajam batu.


Pesan:Seperti Timotius kecil, miliki nilai “sonship” kepada orang-orang yang sudah ditempatkan Tuhan untuk menanam benih iman dalam hidupmu karna pada waktunya benih itu akan berbuah.
Bukan hanya kamu yang akan menikmati buahnya, tapi buahnya akan memberkati banyak orang.


Bethany Children Church 15 Juni 2019




Tuesday, December 18, 2018

HATIKU MELIMPAH DENGAN UCAPAN SYUKUR

Ketika Tuhan berbicara hari ini, hati ini penuh sukacita meskipun suatu perintah.

Ada dua keluarga baru yang datang ke gereja kami. Keluarga yang pertama memiliki 5 orang anak, dan anak nomor 1 dan nomor 2 terlihat stress dimarahin terus sama ortunya. Keluarga yang kedua memiliki 2 orang anak, kedua orang tua adalah orang tua yang broken home. Mereka adalah suami kedua dan istri kedua. Kedua orang anak terdengar sering dimarahi oleh orang tua mereka. Kondisi ini membuat panggilan Tuhan begitu kuat hari ini untuk melayani mereka. Tapi, saya selalu memiliki banyak alasan untuk menolak melayani mereka. Saya perlu memiliki iman dan kegigihan untuk melayani mereka. semoga anak2 mereka segera tertolong...

Pagi ini juga, ketika melayani pelayanan doa orang sakit di rumah sakit, ada sekitar 3 pasien yang menolak didoakan dan kebanyakan dari mereka dirawat di ruang VIP. Penolakan ini akibat kejadian dimana pendoa rumah sakit mencuri uang milik pasien sementara pasien berdoa. Hal ini cukup berdampak dalam pelayanan kami.
Ditengah penolakan yang kami terima, saya teringat ayat, "Orang kaya sukar masuk surga".
Sebenarnya apa yang ada di pikiran mereka? Ketakutan uangnya dicuri lagi? Kasih manusia sdh bertambah dingin? Entahlah apa yang dipikirkan mereka.
Namun, disatu sisi kami melihat air mata yang terurai karna ada pengharapan didalam Yesus ketika mereka tidak berdaya, ada yang tatapannya kosong mulai bercahaya, ada yang merasa ketakutan dan dikuatkan kembali, semuanya itu membuat hatiku bersukacita didalam melayani Tuhan.

ALLAH MENAWARKAN KEHIDUPAN YANG KEKAL

Allah sendiri yang memberikan jalan keluar atas dosa dan kematian, yaitu dengan sistem penggantian atau substitusi. Setelah manusia berdosa, dijalankan sistem penggantian. Setelah Adam berdosa di hadapan Allah, Allah menentukan sistem penggantian dengan darah yang dicucurkan, binatang yang mati dibunuh. Pertama binatang yang dibunuh untuk pakaian Adam dan Hawa, kemudian ada korban Habel yang diterima. Ada sistem penggantian. Tetapi sistem korban orang Israel tidak mencapai puncaknya, hanya merupakan satu simbol atau bayang-bayang yang akan datang. Kalau kita bandingkan dengan Ibrani 10:1-5, binatang tidak mungkin mengganti manusia karena ada perbedaan kualitas. Yang bisa menggantikan manusia haruslah manusia juga. Maka dikatakan, tidak ada cara lain, Allah Bapa menentukan Tuhan Yesus Kristus menjadi jalan pendamaian, yakni harus mati menebus dosa, harus mati untuk membayar hutang dosa dengan memakukan surat dakwaan, surat hutang itu di kayu salib (Roma 3:25; Kolose 2:14-15). Itu cara yang Allah tentukan, dan hanya satu cara itu. Manusia bersalah kepada Allah, harus Allah yang menentukan cara pengampunan, dan cara pengampunan itu adalah melalui kematian Kristus Yesus di kayu salib - yang menggantikan. 

Apakah itu adil? Bukankah Allah adalah Allah yang adil, yang salah yang dihukum, yang tidak bersalah dibebaskan? Mengapa Kristus yang tidak bersalah dihukum, dijadikan berdosa, dan kita yang bersalah di dalam Dia dibenarkan? Kalau demikian, apakah ada keadilan Allah? Ada. Yang salah tetap dihukum, tetapi Allah menggunakan sistem substitusi atau sistem penggantian. Dan sistem penggantian adalah satu-satunya cara yang Allah tentukan. Kalau begitu, apakah Kristus Yesus dipaksa? Tidak. Dia rela. Dia mau. “Aku datang untuk menjalankan kehendak-Mu, Aku datang untuk memberikan nyawa-Ku bagi tebusan untuk banyak orang.” (Ibrani 10:7; Matius 20:28 ). Dia tahu apa yang dilakukan-Nya. Ia jalankan itu di dalam kerelaan, jadi tidak ada pemaksaan. 

Apakah satu orang bisa menggantikan seluruh dunia? Ya, karena beda secara kualitas. Tuhan Yesus adalah manusia sejati dan Allah yang sejati. Manusia tidak bisa menjadi Allah, tetapi Allah bisa menjelma menjadi manusia. Kita percaya Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, untuk membayar harga, menebus kita, membeli kita ulang. Apa pantas? Ya, karena Dia Allah, kualitasnya lain. Di Indonesia misalnya, beras bisa ditukar dengan pesawat terbang. Di sini kita bicara tentang kualitas. Satu pesawat terbang bisa ditukar menjadi butiran beras yang tak terhitung. Kristus adalah Allah yang sejati, maka Dia bisa menggantikan semua manusia yang berdosa. Hal ini Dia lakukan melalui kematian-Nya di kayu salib. Sesungguhnya penderitaan Kristus tidak dimulai di Taman Getsemani, tetapi tatkala Dia menjadi manusia. Dia lahir di kandang domba; Kristus sudah mulai menderita, sebab Ia adalah Allah yang tidak terbatas menjadi terbatas, Allah yang mulia menjadi hina. Seumur hidup-Nya, Dia dikatakan sebagai “the man of sorrow”, manusia yang menderita. Serigala punya lubang, burung punya sarang, tetapi Dia, Anak Manusia, tidak ada tempat untuk meletakkan kepala-Nya (Lukas 9:58 ). Dia Pencipta alam semesta, tapi tatkala Dia datang pada alam ciptaan-Nya, dunia, bahkan umat pilihan-Nya, yaitu bangsa Israel menolak Dia (Yohanes 1:10-11). Dia mengalami sengsara, dan puncaknya adalah di kayu salib. Penderitaan-Nya bisa menggantikan. 

Lukas mencatat bahwa pada malam Dia menyerahkan diri setelah berdoa di Taman Getsemani, keringat-Nya seperti titik-titik darah (Lukas 22:44). Ada dua tafsiran mengenai hal ini: bisa deras seperti darah, bisa juga berwarna seperti darah karena hermatidrosis - pembuluh darah di bawah kulit-Nya pecah karena ketegangan yang luar biasa. Saat itu, malam itu, Dia diadili, dipukul, diludahi, ditampar, ditendang, diolok-olok, dipermainkan, hingga sekujur tubuh-Nya babak-belur, dan kemudian juga disesah - dipukuli dengan cambuk sehingga sekujur tubuh-Nya penuh luka dan berdarah. Begitu buruk rupa-Nya, sehingga bukan seperti manusia lagi. Itu belum puncaknya, sampai Dia dipakukan di kayu salib di puncak Golgota. Dosa isi dunia ditanggungkan atas-Nya. Dia yang tidak berdosa dijadikan berdosa karena kerelaan-Nya, supaya kita dibenarkan (2 Korintus 5:21). Yesus berseru dengan suara nyaring, “Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Kau tinggalkan Aku?” Kita tidak bisa mengerti mengapa Allah bisa meninggalkan Allah. Mengapa Allah dalam persekutuan yang kekal itu mengalami suatu perpisahan? Tetapi yang kita mengerti adalah melalui perpisahan itu, kita yang tadinya berpisah dari Allah, boleh dipersekutukan lagi di dalam Kristus.” Perpisahan itu menggambarkan penghakiman, penghukuman yang kekal. Kita memang seharusnya dihukum kekal, permanen. Tetapi Kristus menggantikan kita, supaya kita bisa dilepaskan dari penghukuman Allah. Murka Allah ditimpakan kepada Kristus untuk memuaskan hati Allah. 

Alkitab mencatat dalam kata propisiasi, dalam Roma 3:25 tadi, Kristus ditentukan menjadi jalan pendamaian. Kata propisiasi berbeda dengan kata rekonsiliasi yang berarti pendamaian. Sering digambarkan bahwa antara Allah dan manusia ada suatu tembok yang tidak bisa ditembus, lalu tembok itu dirobohkan dengan salib Kristus; ini adalah rekonsiliasi. Penghalang yang membuat perpisahan dihilangkan, sehingga yang terpisah disatukan kembali. Tetapi propisiasi itu menggambarkan Allah yang murka. Murka-Nya tidak bisa dihentikan dan menuntut semua manusia dihukum selama-lamanya. Murka-Nya hanya bisa dihentikan oleh satu, korban yang memuaskan Dia. Hanya satu saja yang dapat memuaskan, yaitu Kristus, korban yang bisa menghentikan murka Allah sekaligus membuat Allah tidak lagi menghukum karena Dia puas. Kristus satu-satunya jalan, tidak ada yang lain. Melalui kematian di kayu salib, Dia merobek tirai pemisah. Dia menebus. Dia membayar hutang dosa kita. Kita yang terjual di bawah kuasa dosa, kita yang berhutang di hadapan Allah, Kristus membeli kita ulang dengan membayarkan diri-Nya sebagai pengganti. Dialah yang memberikan kita hidup, yang menjadikan kita hidup, memberi kita hidup yang kekal. Hidup yang kekal, bukanlah hidup selama-lamanya. Hidup yang kekal adalah hidup yang digabungkan dengan Allah kembali, bersekutu atau berelasi dengan Allah, union with Christ, disatukan dengan Kristus. Dan ini tidak bisa dipisahkan. Kita bisa mati secara fisik, tetapi saat kita mati secara fisik, persekutuan ini tidak berakhir. Nanti dibangkitkan, tetap ada persekutuan dengan Allah. Maka Paulus berkata, “Aku yakin bahwa hidup maupun mati, pemerintah yang sekarang maupun yang akan datang, makhluk lain, atau kerajaan angkasa, tidak bisa memisahkan kita dari kasih Allah yang ada di dalam Yesus Kristus Tuhan kita.” (Roma 8:36-39). Satu kepastian keselamatan telah diberikan. 

    * Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

http://www.sarapanpagi.org/kejatuhan-manusia-dan-penyelamatannya-vt293.html

Thursday, October 13, 2016

Copy by https://jeniuscaraalkitab.com/2014/02/27/72-suasana-hati-daud/

70. SUASANA HATI DAUD

 
 
 
 
 
 
Rate This

SUASANA HATI DAUD
seperti ini buku yang sudah jadi ada tampak print kecapi Daud, ada juga tampak kertas lipat warna yang sudah ditempeli ayat
Daud sering membuat nyanyian Mazmur, dengan kecapi-kecapinya. Di setiap kesempatan apa saja, mau senang, susah, sakit, takut, dll Daud selalu membuat puisi-puisi doanya, nyanyiannya, harapannya, dll pada Tuhan dan dijilid dalam kitab Mazmur. Walaupun tidak semua pasal dalam kitab Mazmur adalah karangan Daud, akan tetapi sebagian besar adalah karya daripada Daud yang diurapi Tuhan sebagai pemusik, penyair, pemazmur yang luar biasa.
Daud adalah pemazmur favourite Israel (II Sam 23; 1)
Nah kali ini kita akan mengajak anak-anak membuat BUKU TEKS NYANYIAN MAZMUR DAUD. Mazmur yang kita angkat kali ini adalah Mazmur 51 yang memiliki latar belakang pengakuan dosa Daud ( namun demikian guru dapat mengganti pilihan, jadi tidak harus mazmur 51 ini, boleh mazmur yang lain- asal latar belakangnya jelas dan dapat dijadikan acuan awal)
Buku ini berbeda sekali dengan buku pada umumnya, karena buku ini terdiri dari halaman-halaman yang berwarna-warni, dimana tiap warna tidak asal-asalan dipilih, melainkan setiap warna ini mengandung suatu arti yang sangat mendalam, sesuai dengan arti-arti warna di dalam Alkitab.
Ajak anak-anak membaca pasal-pasal lain yang terkait dengan Mazmur 51 ini yaitu  II Sam 11- wajib  ( dan 12- jika ada waktu) , setelah itu kita ajak mereka membuka kitab Mazmur 51.
Jelaskan pada mereka bahwa Daud sudah melakukan dosa yang begitu ngeri, dan setelah ditegur nabi Natan, Daud bertobat serta menuliskan Mazmur 51 ini.
Nah kita akan merenungkan pengakuan dosa Daud ini ayat demi ayat, dengan memilih warna kecapi apa yang cocok untuk ditempelkan pada tiap ayat Mazmur 51 ini sesuai dengan suasana hati Daud.
Yang kita butuhkan adalah:
  • Kamus Arti Warna dalam Alkitab ( ada disediakan dalam lampiran)
  • Kertas Lipat berwarna-warni, siap print gambar kecapi Daud. Tiap warna akan kita sediakan 10 lembar, misalnya 10 lembar warna merah, 10 hijau, 10 coklat, dll
  • Gambar  Kecapi Daud, pindahkan dan print sesuai ukuran kertas lipat yang dipakai
  • Lem Kertas
  • Pelubang kertas
  • Pita  untuk menjilid
Tips Pemilihan Kertas Lipat dan seputar tehnik print:
  • Contoh pada foto adalah kertas lipat ukuran 14X14 cm
  • Kertas lipat ada yang bolak balik ada yang tidak, jika anda memilih kertas lipat yang bolak balik sama warna , maka anda perhatikan apakah jenis kertasnya licin atau tidak, karna apabila licin, tidak bisa di print gambar kecapi nantinya. Namun apabila anda menemukan kertas lipat yang tidak bolak balik, serta kertasnya licin pada permukaan berwarna, lihatlah apakah baliknya yang putih itu kertasnya tidak licin, apabila kertas di baliknya tidak licin, anda boleh memilihnya untuk bagian belakang dapat anda print kecapi Daud seperti pada foto contoh.
  • Chek pada kertas lipat anda apakah ada warna hitam, apabila tidak ada warna hitam terpaksa anda ambil kertas lain ( jangan kertas marmer karena terlalu tipis tidak bisa di print) Kertas lain tersebut yang berwarna hitam harus kita tempel baliknya dengan warna putih agar di bagian yang putih tersebut dapat kita print gambar kecapinya. Gunting dengan ukuran yang sama dengan kertas lipat lainnya.
  • Pada kertas lipat umumnya tidak ada warna abu-abu dan juga tidak ada warna putih, oleh karna itu anda harus menambahkan kertas lain yang berwarna abu-abu dan putih, gunting dengan ukuran yang sama dengan kertas lipat lainnya.
  • Sebelum anda print, ada baiknya anda ukur terlebih dahulu ukuran kertas (pada margin komputer anda) agar disesuaikan dengan ukuran gambar yang akan di print
Teks Mazmur pasal 51 ini telah kita persiapkan ayat demi ayat lengkap dengan judulnya dan siap digunting oleh kita dari rumah, masukkan ke dalam kotak pensil/ plastik agar tidak tercecer.
Jadi seluruhnya kita nantinya akan memiliki 21 potong ayat, 1 potong judul, jadi total ada 22 potong dari Mazmur 51 ini.
Bagi potongan-potongan ayat ini pada anak-anak sesuai jumlah anak ataupun jumlah kelompok secara merata.
Setelah menerima ayat yang menjadi tugas mereka, mintalah mereka merenungkan pengakuan dosa Daud ini , apakah inti dari ayat itu dan kira-kira warna kertas lipat apa yang cocok untuk ayat itu.
Anak-anak tidak perlu merenungkan seluruh ayat (21 ) ayat, per anak, karena nanti pada acara pentas puisi mereka akan mendengarkan ayat ini dibaca secara keseluruhan.
Kini setelah menemukan yang cocok , misalnya pada JUDUL ; MAZMUR 51. Pengakuan Dosa. Mungkin yang cocok adalah warna hitam yang melambangkan dosa, maka ketikan judul ini akan dilem di kertas lipat berwarna hitam tadi. Demikian seterusnya.
Yang sudah selesai boleh dikumpulkan dan guru membantu pra jilid, dengan memberi lubang pada kertas dengan bantuan alat pelubang kertas. Tips: pada pelubang kertas ada tanda tengah/as, jadi untuk mendapatkan hasil lubang yang rata pada tiap lembar, pastikan kertas kita lipat untuk mendapatkan bagian tengahnya (lipatan sedikit saja) lalu tanda lipatan kita paskan dengan tanda tengah pada pelubang kertas tersebut, sehingga hasilnya bisa rapi.
Setelah semua kelompok selesai menempelkan ayat pada kertas lipat yang paling sesuai warnanya, maka kita akan bersama-sama mengurutkan tiap ayat sesuai urutan pada Alkitab Mazmur 51 setelah terurut dari atas judul, ayat 1, ayat 2 dst sampai ayat 21, kini siap kita jilid menggunakan pita.
MEMBACA PUISI DAUD
Beri tiap kelompok kesempatan untuk berlatih membaca puisi Daud ini, serta persiapan untuk presentasi
Jilid semua menjadi satu buku, setelah itu akan kita gelar, PENTAS PUISI MAZMUR 51 yang dibaca oleh wakil-wakil kelompok atau tiap anak secara bergiliran.
Tiap pembaca harus berusaha berintonasi dan berekspresi yang mewakili suasana hati Daud dari ayat ke ayat yang ditunjukkan dengan warna yang berbeda-beda tersebut.
Jika para pembaca belum bisa mewakili isi hati Daud, guru boleh mengajar, melatih, mencontohkan, dll sebelum pentas berlangsung.
Tata cara pentas puisi: tiap anak membaca satu saja ayat, setelah itu dia bertugas membalikkan lembar berikutnya untuk menolong teman di sebelah dapat langsung membaca ayat berikutnya. Teman di sebelah setelah membaca, dia membalik lagi lembar berikutnya untuk teman di sebelahnya lagi, demikian seterusnya. Apabila sampai di teman yang paling ujung , padahal puisi belum selesai dibaca semua, maka akan kembali ke orang pertama.
KESIMPULAN:
Daud tidak gengsi mengakui kesalahan dan dosanya, serta menunjukkan teladan dalam pertobatannya.
Berikut ini adalah ringkasan daripada arti-arti warna yang dapat dibaca di:
AMBER/CHASHMAL/ KUNING TUAKEMULIAAN ALLAHKECERAHAN HADIRAT-NYASIMBOL API-HADIRAT ALLAH, PENGHAKIMAN ALLAH
HITAM/ CHASHAK/KAMARKEMATIAN , PENYAKIT , KELAPARAN , DAN PENDERITAAN – KESEDIHAN YANG SEMUANYA HASIL DARI DOSA .(KECUALI RAMBUT HITAM)SIMBOL : KAIN KABUNG
BIRUWARNA HIASANKESUCIANPERINTAH TUHANSIMBOL: SURGA, AIR, ROH, HAJARAN
MERAH DARAH / SHANIYDARAH YESUSPENGAMPUNAN DOSADOSA
ABU-ABUUSIA TUAKEINDAHAN USIA TUAKELEMAHANSIMBOL :BERKABUNG, PERTOBATAN, KESEDIHAN, TERSEBAR
HIJAUKORBAN SAJIAN, TANAMAN YANG DAPAT DIMAKAN, POHON, KESEGARAN, BERBUAHSIMBOL RUMPUT, POHON
PUTIH GADINGTAHTARUMAHTIDURSIMBOL: KASIH KARUNIA, KEKUDUSAN, PENGHAKIMAN, KEMULIAAN, TAHTA, DAYA,
UNGUHIASANKEKAYAANSIMBOL: JUBAH, TIRAI
MERAH MENYALAPERANGDENDAMGODAAN DOSAPERISAI PRIA PERKASAKUDA
MERAH TUA/SCARLETDOSAPEMBERIHANKEKAYAANPEMURNIAN
ORANYE/ MERAH TERANGKETIDAKBENARANNAFSUSIMBOL:KARAT
PUTIHKEMURNIANKEBENARANSIMBOL : SUSU, SALJUKEMENANGAN
KUNING TERANGEMAS
Mazmur 51
Pengakuan dosa

1. Untuk pemimpin biduan.
Mazmur dari Daud ,
2. ketika nabi Natan datang kepadanya
setelah ia menghampiri Batsyeba.
3. Kasihanilah  aku  ,  ya Allah,
menurut kasih setia-Mu,
hapuskanlah  pelanggaranku  menurut rahmat-Mu  yang besar!
4. Bersihkanlah  aku seluruhnya dari kesalahanku,
dan tahirkanlah  aku dari dosaku!
5. Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku,
aku senantiasa bergumul   dengan dosaku

6. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa
dan melakukan apa yang Kauanggap jahat,
supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu,
bersih dalam penghukuman-Mu.
7. Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan  ,
dalam dosa aku dikandung ibuku.
8. Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin,
dan dengan  diam-diam   Engkau memberitahukan hikmat  kepadaku.
9.Bersihkanlah   aku dari pada dosaku dengan hisop, 
maka aku menjadi tahir,
basuhlah aku,
maka aku menjadi lebih putih dari salju!
10.Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita,
biarlah tulang  yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali!
11. Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku,
hapuskanlah  segala kesalahanku!
12. Jadikanlah hatiku  tahir  , ya Allah,
dan perbaharuilah batinku  dengan roh yang teguh!
13.Janganlah membuang aku  dari hadapan-Mu,
dan janganlah mengambil roh-Mu  yang kudus dari padaku  !
14.Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan
karena selamat  yang dari pada-Mu  ,
dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!
15. Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu
kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran,
supaya orang-orang berdosa  berbalik kepada-Mu.
16. Lepaskanlah aku dari hutang darah,  ya Allah,
Allah keselamatanku,
maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!
17. Ya Tuhan, bukalah bibirku,
supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!
18. Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan;
sekiranya kupersembahkan korban bakaran,
Engkau tidak menyukainya.
19. Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur;
hati yang patah dan remuk  tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
20. Lakukanlah kebaikan kepada Sion
menurut kerelaan hati-Mu
bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!
21. Maka Engkau akan berkenan kepada korban  yang benar,
korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya;
maka orang akan mengorbankan lembu jantan  di atas mezbah-Mu.
Anda dapat saja mengganti materi ini dengan mazmur pasal yang lainnya, dengan tips sebagai berikut:
  • Ajak anak anak mengenali latar belakang peristiwa dari mazmur itu ( apabila ada) dan ajak mereka membaca dari bagian Alkitab lainnya yang terkait
  • Simpulkan setiap materi ini dengan membahas karakter tokoh dari si pemazmur.
wiarna hitam terpaksa kita pakai kertas lain apabila pada kertas lipat yang kita beli tidak ada warna hitam, akan tetapi jangan memakai jenis kertas marmer seperti yang ada pada foto ini karena setelah saya coba tidak dapat di print karna terlalu tipis, anda bisa memakai kertas lain atau bisa beli kertas lipat yang ada warna hitamnya
wiarna hitam terpaksa kita pakai kertas lain apabila pada kertas lipat yang kita beli tidak ada warna hitam, akan tetapi jangan memakai jenis kertas marmer seperti yang ada pada foto ini karena setelah saya coba tidak dapat di print karna terlalu tipis, anda bisa memakai kertas lain atau bisa beli kertas lipat yang ada warna hitamnya
warna putih juga kita potongkan dari kertas print biasa dengan ukuran yang sama dengan ukuran kertas lipat lainnya
warna putih juga kita potongkan dari kertas print biasa dengan ukuran yang sama dengan ukuran kertas lipat lainnya
print gambar kecapi Daud pada bagian belakang daripada kertas lipat tersebut
print gambar kecapi Daud pada bagian belakang daripada kertas lipat tersebut
untuk print ini memakan waktu jadi anda harus sediakan waktu khusus untuk mempersiapkan hal ini. Berhati hatilah saat mencetak karena kita harus memastikan kertas kering dari tinta sebelum tersentuh kertas lain di atasnya
untuk print ini memakan waktu jadi anda harus sediakan waktu khusus untuk mempersiapkan hal ini. Berhati hatilah saat mencetak karena kita harus memastikan kertas kering dari tinta sebelum tersentuh kertas lain di atasnya
warna warna yang sudah siap dan lengkap masing masing warna sediakan 10 potong
warna warna yang sudah siap dan lengkap masing masing warna sediakan 10 potong
judul dan juga tiap ayat siap gunting. Pada foto tidak terlihat nomor ayat akan tetapi sudah saya ralat, jadi di setiap ayat sebaiknya kita cantumkan nomor ayat agar memudahkan penjilitan nanti dapat mengurutkan dengan mudah
judul dan juga tiap ayat siap gunting. Pada foto tidak terlihat nomor ayat akan tetapi sudah saya ralat, jadi di setiap ayat sebaiknya kita cantumkan nomor ayat agar memudahkan penjilitan nanti dapat mengurutkan dengan mudah
demikian yang sudah dipotong
demikian yang sudah dipotong
penataan di awal kelas adalah unsur kesengajaan agar anak-anak penasaran untuk apakah ini nanti..??
penataan di awal kelas adalah unsur kesengajaan agar anak-anak penasaran untuk apakah ini nanti..??
pelubang kertas, ayat, lem
pelubang kertas, ayat, lem
pita , gunting. Pada gambar tampak pitanya adalah pita kaku, seharusnya kita pakai pita yang lebih lentur yaa....
pita , gunting. Pada gambar tampak pitanya adalah pita kaku, seharusnya kita pakai pita yang lebih lentur yaa….
DSC00675DSC00674
seperti ini buku yang sudah jadi ada tampak print kecapi Daud, ada juga tampak kertas lipat warna yang sudah ditempeli ayat
seperti ini buku yang sudah jadi ada tampak print kecapi Daud, ada juga tampak kertas lipat warna yang sudah ditempeli ayat

2 thoughts on “70. SUASANA HATI DAUD”

  1.  
     
     
     
     
     
    Rate This
    wah sederhana tapi menarik bu grace dan seru pastinya. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati Ibu.
    1.  
       
       
       
       
       
      Rate This
      Puji Tuhan, ide materi ini sudah lama sekali ada dalam diri saya, dan sudah saya kumpulkan data-data arti warna dlsb di kompt saya, dan gambar kecapi sudah ada dari dulu itu ( mungkin sekitar 3 tahun lalu) dan waktu baru dipraktekkan SEKARANG INI…hasilnya lebih keren dari yang saya bayangkan. Seru…!! Benar-benar seru seperti yang kakak bayangkan tentunya !
      Data mengenai arti warna akan terus saya selidiki terus Kak Teresa, nanti ke depannya akan saya tambahkan di tulisan ini….GBU !

Saturday, June 18, 2016

IMAN HABEL

Habel adalah salah satu saksi iman dalam Ibrani 11.

Arti nama Habel adalah nafas; uap; kesia-siaan.
Berbeda dengan arti nama Kain yaitu Tuhan menolong.
Mungkinkah sebagai orang tua, Adam dan Hawa sudah tidak bisa melihat sesuatu yang baik yang datang dari Tuhan?

Mereka cuma ber-4 saat itu. Siapakah yang dapat memberi teladan iman kepada Habel? Apakah Kain? jelas tidak. Apakah Adam atau Hawa mendidik Habel untuk menjadi anak beriman? Mungkin mereka bisa bercerita asal usul mereka, ciptaan alam semesta dan apa yang terjadi dengan kehidupan mereka yang bertambah sulit.
Lalu, mengapa Habel dikatakan orang beriman?

Tidak banyak diceritakan perjalanan hidup Habel. Hanya bisa dibayangkan bagaimana Habel melalui hari2nya dengan pekerjaannya mengembalakan domba, mengagumi karya Sang Pencipta dan mencari apa yang menjadi kesenangan Allah membuat Habel memiliki pandangan yang benar (baca:iman) kepada Allah.
Iman Habel dibuktikan ketika mempersembahkan korban. Habel mempersembahkan korban dengan sikap hati yang benar. Berbeda dengan Kain, hatinya menjadi panas karena persembahannya tidak diterima oleh Allah.

Bukan jenisnya, bukan jumlahnya, bukan korbannya, melainkan Tuhan mencari pemberi korban yang benar.

Friday, April 3, 2015

KOBUS SI TUKANG SEPATU

https://www.youtube.com/watch?v=X_Dbrdz4sro

BERITAKAN KABAR BAIK

SURGA

Apakah kamu pernah mendengar cerita tentang SURGA??

Kita tau bersama bahwa kita semua PASTI akan Mati!!
Nah... Apakah kamu Yakin Pasti masuk Surga?


Banyak orang yang tidak tahu jawabannya. Tentunya kamu ingin masuk surga bukan?


Jika Allah bertanya : "Apa alasan AKU mengijinkan engkau masuk ke surga KU?"
Orang berkata : Kita harus taat pada orang tua, rajin berbuat baik, jadi anak pintar, tidak nakal.
Tapi kita harus sebaik apa?

Ada Kabar Baik yang Harus Kita Tahu !

Surga adalah hadiah gratis dari Allah.
yang namanya hadiah, berarti gratis, tidak perlu membayar apa-apa.


Surga tidak diperoleh karena kita sudah berbuat baik
Seperti, Rajin berdoa, rajin beribadah, melakukan perintah Allah, dll.


Surga juga tidak didapat karena kita layak menerimanya.
seperti menjadi anak yang rajin, anak pintar, suara bagus, pendiam, tidak nakal, dll.
Tapi semua orang tidak dapat masuk surga.

Apakah yang menghalangi kita untuk masuk surga? DOSA!...
semua manusia di dunia ini, termasuk kita adalah orang-orang berdosa.
Dosa adalah tidak taat terhadap perintah Allah. Seperti :
Marah, bertengkar, menyontek, kata kotor, bohong, malas, dll.

Dosa termasuk :
bisa melakukan kebaikan seperti menolong orang tua, bantu teman, ibadah, dan lainnya, tapi tidak dilakukan.

Dosa sedah mengikat kita cenderung untuk berbuat dosa.
dengan dosa sebanyak itu, kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri untuk masuk surga.



seperti orang yang tenggelam dalam lumpur hisap.
Kita tidak mungkin menarik rambut kita untuk mengangkat tubuh kita bukan?

Artinya : Orang berdosa tidak dapat menyelamatkan diri sendiri.
Sebab hidup kita tidak seperti timbangan, asal kebaikan kita lebih banyak dari dosa kita, kita berharap bisa masuk surga. Mengapa?

Karena untuk masuk surga Allah menuntut kita harus SEMPURNA, artinya kita tidak boleh melanggar satupun perintah Allah dan tidak boleh ada satu pun dosa dalam hidup kita.
  • Tidak Mungkin kita menyajikan kue dari : gula, mentega, tepung, 9 telur yang baik tetapi bercampur dengan 1 saja telur yang busuk. Meskipun hanya 1 yang busuk, sudah mencemari semua adonan yang baik. Jadi, 1 dosa saja sudah mencemari semua perbuatan baik kita dan membuat kita tidak dapat masuk surga, tetapi Allah dapat menyelamatkan kita.
Mari kita melihat cara Allah.
* Allah tidak seperti kakek yang baik, hanya mengasihi tapi tidak menghukum kita yang berdosa.
* Allah juga bukan seperti polisi yang adil, hanya menghukum tapi tidak mau mengampuni kita yang berdosa.

Yang benar, Allah kita Kasih sekaligus Adil.
Kasih artinya tidak ingin menghukum, tetapi Adil artinya harus menghukum manusia berdosa.

Orang berdosa hukumannya adalah MAUT
artinya disiksa selama-lamanya di Neraka!!

Apakah kamu melihat masalahnya?
Bagaimana Kasih dan Keadilan Allah dapat bertemu?

  • Ada sebuah cerita : ada seorang pahlawan yang bijaksana yang bernama Shamila.Suatu malam pengawalnya melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan, Shamilamarah, maka diumumkan siapapun yang tertangkap mencuri akan dicambuki 50x dimuka umum. Kemudian terjadi pencurian makanan lagi dan akhirnya pencuri itu tertangkap. Ternyata pencuri itu tidak lain adalah ibu Shamilasendiri. Shamila tentu sangat mengasihi ibunya dan tidak ingin ibunya dihukum tetapi sebagai pemimpin yang adil Shamila harus menghukum. Shamila menghadapi masalah besar. Namun sebagai pahlawan yang bijaksana dia mengambil tindakan yang mengejutkan semua orang. Shamila melepaskan jubah kebesarannya dan memerintahkan pengawal untuk mencambuk dia sebagai pengganti ibunya. Hanya dengan cara Mengorbankan Diri inilah Keadilan Shamila dapat di tegakkan sekaligus Kasih kepada ibunya dibuktikan. Hukuman sudah dijalani danShamila sendirilah yang menjalaninya.
 Demikianlah cara Allah menyelamatkan kita, yaitu:
Allah mempertemukan Kasih dan KeadilanNya melalui Pengorbanan Yesus.

Yesus adalah Allah yang menjadi manusia
 yang kita peringati kelahiranNya di hari Natal. Yesus hidup dengan Sempurna, tanpa Dosa.

Yesus mati disalib untuk menggantikan hukuman dosa kita.

Yesus dikuburkan, tapi karena Dia Allah, Dia bangkit dan naik ke surga

dan menawarkan surga sebagai hadiah gratis.
Surga dapat diterima dengan Iman.

Iman seperti kunci untuk membuka pintu surga.
untuk membuka pintu surga hanya ada 1 kunci yang benar, yaitu Iman yang menyelamatkan.
kunci-kunci yang lain tidak dapat membuka pintu surga yaitu Iman yang tidak menyelamatkan, seperti :
* Iman di mulut saja
artinya : kita percaya sekalipun kita tidak tahu siapa yang dipercayai. Hanya ikut-ikutan saja. Misalnya : beribadah... ikut, berdoa... ikut juga, dan melakukan kegiatan rohani lainnya, walaupun tidak mengerti maksudnya.

* Iman yang hanya di akal saja, artinya : Kamu sudah tahu tentang siapa Yesus. Bahkan kamu dapat menjawab dengan benar tentang siapa Yesus, tetapi semua hanya hafalan atau pengetahuan saja, tidak sungguh-sungguh percaya dalam hati.

* Iman sementara, artinya : Percaya kepada Yesus untuk mendapatkan apa yang kamu perlukan untuk hidup yang sekarang, seperti : kepintaran, sepatu, baju, mainan, kesembuhan, kesehatan, dll. Semuanya ini memang baik, tetapi kita belum mempercayai Yesus untuk bisa masuk surga.

Tapi, Iman yang Menyelamatkan adalah ;
Percaya dengan segenap hati kepada Yesus saja sebagai Tuhan dan Juruselamat yang sudah mengampuni semua dosa-dosa kita untuk masuk surga.
Bukan karena kita sudah berbuat baik.






  • Ada seorang akrobatik yang sangat hebat yang bernama Blondin.Dia membuat suatu pertunjukkan dengan akan berjalan di atas kabel melintasi air terjun Niagara, sambil mendorong kereta bermuatan pasir. Ketika Blondin berhasil, semua penonton bersorak-sorai. Kemudian manajernya bertanya, "Apakah penonton percaya bahwa Blondin juga bisa menyeberangkan orang melintasi air terjun?" penonton berkata, "Ya, percaya". "Siapa yang mau ikut?", ternyata tidak ada yang bersedia. "Saya mau!" teriak seorang anak. Dan Blondin berhasil menyeberangkannya dengan selamat, penonton pun bersorak. Penonton memang percaya, tetapi hanya anak ini yang bersedia mempercayakan diri sepenuhnya kepada Blondin. Jadi Iman yang menyelamatkan bukan seperti penonton yang percaya hanya di mulut, atau di akal saja, tetapi harusnya seperti anak itu : Mempercayai Yesus dengan segenap hati sebagai Tuhan dan Juruselamat yang dapat mengampuni semua dosa kita dan membawa kita masuk surga.
Apakah kamu dapat mengerti bagaimana bisa Masuk Surga?

Apakah kamu mau menerima hadiah gratis, yaitu Surga?

Ini caranya : Percaya kepada Yesus yang sudah mengampuni semua dosa kita untuk membawa kita masuk surga, bukan karena kebaikan kita. Dan kamu mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hati, bukan hanya mengaku di mulut ataupun pengetahuan saja. 






Serta bertobat, artinya kamu meninggalkan dosa dan taat kepada Yesus saja.








Kalau memang ini yang kamu inginkan, kita dapat berdoa bersama, demikian :

" Tuhan Yesus, saya mengaku orang berdosa dan tidak layak masuk surga. Saya percaya Yesus mati di kayu salib untuk menghapus dosa-dosa saya.
Ampunilah semua dosa saya. Masuklah dalam hati saya sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Tolong saya untuk meninggalkan dosa dan hanya taat kepada Yesus saja. sesuai dengan janji-Mu, sekarang saya sudah menjadi
anak-anak Allah dan memiliki surga. Dalam nama Yesus, Amin."


Inilah janji Yesus kepada kita yang percaya, dalam Yohanes 6 : 47
"Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunya hidup yang kekal"
Artinya : Janji Yesus pasti ditepati, tidak pernah berbohong. Jadi kamu yang sudahpercaya Yesus, Pasti masuk Surga.


Sekarang karena kita sudah menjadi anak-anak Allah, maka tangan Yesus sudah memegang tangan kita, dan tidak akan melepaskan kita selama-lamanya, sekalipun adakalanya Iman kita lemah.

Seperti janji Yesus dalam Yohanes 10 : 28
"Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka
dan mereka pasti tidak akan binsa
sampai selama-lamanya
dan seorangpun tidak akan merebut mereka
dari tangan-Ku."


Jadi sekarang kita tahu kapanpun kita meninggal pasti masuk surga. bukan karena kita sudah berbuat baik, tetapi karena kita percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat yang sudah mengampuni semua dosa kita.
Kita harus rajin berbuat baik untuk menyenangkan hati Tuhan dan sebagai tanda terima kasih kita kepada Yesus yang sudah memberikan surga sebagai hadiah gratis.

Yesus ingin, supaya kamu yang sudah menjadi anak-anak Allah bertumbuh melalui :
* Berdoa
* Baca Alkitab
* Berbakti
* Bersekutu
* Bersaksi







Ceritakan Kabar Baik ini kepada orang lain!!...

https://www.youtube.com/watch?v=Ji3MUx-U7gA